Categories
Uncategorized

Cara Menghitung Genset 1 Phase Untuk Kebutuhan Harian

Genset atau generator set adalah sebuah mesin yang bekerja menghasilkan listrik. Listrik yang dihasilkan ini bersumber dari perubahan energi mekanik menjadi listrik setelah sebelumnya diberikan bahan bakar terlebih dahulu. Bahan bakar genset beragam, mulai dari bensin, solar, gas dan masih banyak lagi. Genset sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, sedekat listrik dengan kehidupan kita. Pasalnya, jika listrik utama mati, maka gensetlah yang akan bekerja menggantikannya. Dengan bantuan bahan bakar yang sesuai, listrik di rumah Anda dapat kembali menyala. Namun masalahnya, tidak semua rumah memiliki genset.

Seiring bertambahnya kemajuan jaman, berbagai tipe dan macam genset semakin bervariasi. Mulai dari yang dibedakan atas jenis bahan bakarnya, suaranya, jenis panelnya hingga besar daya yang dihasilkannya. Yang akan sedikit dibahas disini adalah macam-macam genset berdasarkan besar daya yang dihasilkannya, dan bagaimana cara menghitungnya untuk digunakan sehari-hari.

Genset 1 Phase dan genset 3 Phase

Genset 1 phase terbaik  adalah genset yang memiliki tegangan yang dihasilkan atas serangkaian kutub L yang memiliki arus kutub N dimana arus kutub N sendiri tidak memiliki arus atau berarus nol. Dengan hanya memiliki arus yang sedemikian rupa, genset 1 phase hanya menghasilkan tegangan listrik sebesar 220 volt. Hal ini berbeda dengan genset 3 phase yang tegangan listriknya dibentuk atas serangkaian 3 kutub yang masing-masing memiliki arus. Sehingga tegangan akhir yang dimiliki oleh genset 3 phase lebih besar daripada genset 1 phase, yaitu 380 volt.

Daya Pada Genset

Pada masing-masing genset tersebut biasanya tertulis daya yang dihasilkan ketika dinyalakan. Seperti misalnya tertulis genset 1 phase memiliki daya 1000 watt, cara menghitung untuk kebutuhan rumah tangga adalah dengan mengalikan 1000 watt dengan 80% agar genset tidak rusak karena beban maksimal. Maka hasilnya daya yang dapat digunakan agar genset tidak rusak yakni sebesar 800 watt saja.

Begitulah kurang lebih cara menghitung daya pada genset. Penghitungan ini bertujuan agar penggunaan genset bisa tetap maksimal tanpa harus menimbulkan efek merusak pada genset.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *