Kiat sederhana contoh checklist perawatan genset untuk mempertahankan unit ini agar tahan lama

contoh checklist perawatan genset – Generator Set atau Genset adalah alat pembangkit listrik. Alat ini biasanya digunakan oleh keluarga, kantor, toko dan lembaga pemerintah sebagai pemasok listrik ketika listrik PLN habis atau gangguan terjadi.

Seperti halnya perangkat lain, generator membutuhkan perawatan khusus agar mereka tetap awet dan dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang. Agar generator berfungsi secara efektif dan permanen di rumah, perawatan yang tepat diperlukan.

1. Pastikan generator bekerja dengan baik. Sebelum mulai menggunakan generator, baca instruksi untuk digunakan. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa Anda telah menggunakan generator dengan benar, sehingga Anda tidak akan bertanggung jawab atas kerusakan dan garansi masih dapat diterapkan pada generator yang rusak.

2. Jika ada sesuatu yang tidak biasa, matikan generator segera. Jika terjadi hal-hal aneh, seperti suara keras (lebih dari biasanya) atau getaran berlebihan, matikan generator segera. Periksa kondisi generator segera jika sesuatu yang tidak biasa terjadi dan tanyakan teknisi yang akrab dengan generator.

3. Tempatkan generator di tempat yang aman. Genset adalah alat yang harus benar-benar diperhatikan, cara merawat dan memposisikannya. Jauhkan generator dari air, matahari panas dan hal-hal lain yang dapat merusak generator.

4. Pastikan generator selalu bersih. Bersihkan debu, kotoran, minyak atau air dari generator. Pembersihan generator harus menjadi pertimbangan agar kinerjanya tetap optimal dan penampilannya masih bagus. Unit harus dibersihkan secara teratur, terutama pada unit radiator, sehingga generator yang digunakan tidak mudah rusak walaupun telah digunakan untuk waktu yang lama.

5. Ganti suku cadang usang alternator. Jika generator telah digunakan untuk jangka waktu tertentu, biasanya ada bagian atau komponen yang kinerjanya menurun. Mengganti komponen yang usang dari waktu ke waktu adalah penting agar bagian generator yang lain tidak rusak hanya karena komponen pengganti aus.

6. Operasikan generator di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Pengoperasian generator di dalam ruangan harus memperhatikan sirkulasi udara di dalam ruangan. Dapat dipahami bahwa gas buang dari sisa generator pembakaran yang meninggalkan gas buang dapat terbuang dengan benar. Selain kesehatan pengguna, generator mesin juga harus dicegah agar tidak terlalu panas.

7. Periksa kabel instrumen secara teratur. Kabel instrumen yang terkandung dalam generator harus selalu dipertimbangkan secara berkala. Pemeliharaan harus dijaga karena merupakan bagian penting dari genset.

8. Pastikan bahan bakar tidak kosong. Konsumsi bahan bakar yang tidak mencukupi selama operasi generator dapat menyebabkan kerusakan yang cepat pada generator mesin.

9. Periksa bagian dengan air suling. Bagian dari baterai yang didistilasi yang terdapat pada bagian baterai harus diisi ulang secara teratur dalam periode waktu tertentu. Biasanya pengisian ulang harus dilakukan setelah 2 atau 3 tahun. Kalau tidak, kinerja unit tidak optimal.


10. Periksa oli mesin pada generator secara teratur. Oli mesin dalam generator adalah komponen yang sangat penting untuk diperhatikan. Oleh karena itu, perlu untuk secara teratur memeriksa bahwa minyak generator tidak diisi atau dibotolkan dalam jumlah yang sesuai dengan penggunaan yang benar. Ganti oli generator jika terlihat hitam (keruh) atau jika oli telah jatuh dari level normal. Biasanya, oli diganti di generator mesin setiap 6 bulan atau ketika kondisi oli tidak normal.

11. Panaskan generator secara teratur. Mirip dengan sepeda motor atau mesin mobil, generator harus dipanaskan secara teratur walaupun tidak digunakan. Mesin dan peralatan elektronik yang terdapat dalam generator dapat mempengaruhi kinerja jika generator tidak dihidupkan secara rutin. Paling tidak generator harus dipanaskan setiap 3 hari selama 5-10 menit agar sirkulasi pelumasan oli mesin bisa berlangsung optimal.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*