Jual Genset Tipe Diesel, Berikut Spesifikasi Jenis Oli yang Dapat Digunakan pada Mesin!

Dikenal lebih tahan banting dan dapat diandalkan, banyak orang mencari tempat jual genset tipe diesel. Apalagi genset tipe ini mampu memproduksi listrik per kilowatt dengan biaya sekitar 30% sampai 50% lebih rendah dari tipe bensin. Namun ada hal yang harus diperhatikan saat menggunakan genset diesel, yakni jenis olinya. Berikut simak spesifikasi oli pada mesin genset diesel.

Jenis Oli Genset Diesel

Oli yang beredar di pasaran untuk genset umumnya memang oli yang juga dapat digunakan oleh kendaraan bermesin diesel. Jadi untuk menemukan jenis oli ini tidak akan sulit. Meski begitu, anda perlu memahami bahwa kekentalan yang dimiliki oleh oli mesin diesel juga tidak selalu sama alias berbeda beda.
Setidaknya terdapat 3 jenis oli diesel yang bisa anda temukan di pasaran berdasarkan tingkat kekentalan olinya. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari label SAE (Society of Automotive Engineers) yang biasanya dicantumkan pada kemasan. Anda bisa melihat kekentalan dari oli melalui kode kode angka di belakang label SAE tersebut.

Kode Oli

1. SAE 5W-40

Di tempat jual genset, anda biasanya juga bisa sekaligus menemukan oli genset. Seperti yang telah disebutkan, oli untuk mesin diesel umumnya terbagi menjadi tiga jenis bila ditinjau berdasarkan tingkat kekentalannya. Yang pertama ada kode SAE 5W-40, yang berarti oli ini bisa digunakan untuk mesin dengan sistem common rail. Yaitu mesin yang memanfaatkan jalur untuk menyalurkan bahan bakarnya.

2. SAE 5W-30

Jenis oli yang memiliki label Society of Automotive Engineers dengan kode 5W-30 ini biasanya disamakan dengan kode sebelumnya, sehingga sering disebut sebagai satu jenis. Namun untuk SAE 5W-30 dapat digunakan pada dua jenis mesin sekaligus, yaitu mesin dengan sistem diesel maupun sistem bensin.

3. SAE 10W-40

Untuk jenis oli di tempat jual genset yang mempunyai kode SAE 10W-40, mengindikasikan bahwa oli tersebut jauh lebih kental. Biasanya oli seperti ini banyak dipakai oleh mobil mobil mewah seperti Fortuner. Anda juga bisa mempertimbangkannya untuk digunakan pada genset yang dimiliki.

4. SAE 15W-40

Dari jenis jenis sebelumnya, jenis oli dengan kode SAE 15W-40 ini adalah yang paling umum dipakai pada mesin genset. Bahkan bisa dibilang kekentalannya memang paling cocok pada generator set tipe diesel. Sehingga tentu anda dapat menjadikannya sebagai pilihan utama untuk melumasi genset.

Memilih Oli Genset Diesel

Jual Genset Tipe Diesel, Berikut Spesifikasi Jenis Oli yang Dapat Digunakan pada Mesin!

Genset diesel memang mempunyai karakteristik yang berbeda dari mesin generator set tipe lainnya. Adapun karakteristiknya yaitu torsinya lebih besar, tidak terdapat berbagai campuran bahan bakar dan udara di luar silindernya, dan kapasitasnya secara umum berkisar antara 5.000 -2.000.000 watt.
Dengan karakteristik tersebut, umumnya mesin diesel di tempat jual genset mampu menekan biaya perawatan hingga 50% lebih irit dari genset bensin. Dan untuk mempertahankan karakteristik dan keunggulan tersebut, maka anda harus menggunakan oli genset diesel yang tepat.
Memilih oli untuk genset diesel harus dipastikan bahwa oli tersebut memang diperuntukan mesin diesel. Cara mengetahuinya adalah dengan memperhatikan kemasan olinya, cek kode yang ada pada bagian kemasan. Kode oli diesel umumnya ditandai dengan huruf awalan C, sementara kode SN/CF biasanya dipakai untuk oli yang dapat digunakan oleh bensin dan diesel sekaligus.
Jadi, sudah tahu cara memilih oli genset diesel ? Anda bisa melihat label kemasan, cari kode dengan huruf awalan C atau SN/CF. Sementara tingkat kekentalannya olinya bisa dilihat pada kode SAE. Selain itu, untuk memastikan mesin tetap awet anda juga perlu menggunakan genset berkualitas seperti berbagai produk yang disediakan di Era Genset.

Tagged : / / / /